TNG Daily– Resolusi 2025 pengin lebih sehat, tapi baru lihat aplikasi ride-hailing buat ke gym aja udah capek duluan. Relatable. Kita sering mikir olahraga itu harus mahal, ribet, dan makan waktu. Padahal, memulai kebiasaan bugar bisa dimulai dari kamar sendiri. Olahraga ringan di rumah bisa jadi jawaban buat kamu yang jadwalnya padat atau tim rebahan garis keras.
Gerakan-gerakan ini nggak butuh alat, nggak perlu personal trainer, dan yang penting, nggak bikin kamu merasa “tersiksa”.
Kenapa Olahraga di Rumah Tetap Worth It?
Sebelum bahas gerakannya, kita lurusin dulu mindset-nya. Olahraga ringan di rumah bukan cuma soal ngirit ongkos membership gym yang lumayan buat beli kopi susu double shot. Ini soal konsistensi.
Meluangkan 15-20 menit setiap hari jauh lebih berdampak daripada nge-gym 3 jam sekali sebulan (terus sisanya absen). Menurut studi di British Journal of Sports Medicine, aktivitas fisik ringan yang konsisten terbukti efektif menjaga kesehatan jantung dan mengelola stres.
Hasilnya? Tidur lebih nyenyak, mood lebih stabil, dan pikiran jadi lebih jernih buat meeting seharian. Buat yang sering WFH, ini penting biar badan nggak kaku-kaku amat.
5 Olahraga Ringan di Rumah (Modal Niat, Tanpa Alat)
Nggak perlu bingung mulai dari mana. Coba lima gerakan dasar ini yang bisa kamu lakukan kapan aja, bahkan di sela-sela nonton serial.
1. Squat (Bodyweight)

Ini adalah gerakan “duduk di kursi imajiner” yang jadi pondasi banyak olahraga. Squat efektif melatih otot paha, bokong, dan inti tubuh (perut dan punggung bawah) secara bersamaan.
Caranya gampang: Berdiri tegak, buka kaki selebar bahu. Turunkan bokong ke belakang seolah-olah mau duduk, jaga punggung tetap lurus dan dada tegap. Tahan 2 detik, lalu kembali berdiri. Ulangi 15 kali dalam 3 set.
2. Plank

Kalau kamu sering kerja sambil bungkuk, plank adalah pahlawannya. Gerakan ini fokus memperkuat otot inti yang krusial buat postur tubuh. Postur yang baik bikin kamu kelihatan lebih percaya diri, lho.
Cukup tahan posisi badan lurus (kayak papan) dengan tumpuan di lengan bawah (siku) dan ujung kaki. Kunci perut dan pastikan bokong nggak naik atau turun. Awalnya coba tahan 30 detik aja dulu. Kalau udah kuat, naikin targetnya perlahan.
3. Lunges

Gerakan ini bagus buat melatih keseimbangan sekaligus mengencangkan paha. Lunges menargetkan otot kaki secara bergantian, jadi lebih fokus.
Mulai dengan berdiri tegak, langkahkan satu kaki jauh ke depan. Tekuk kedua lutut sampai membentuk sudut 90 derajat. Pastikan lutut belakang nggak menyentuh lantai dan lutut depan nggak melewati jari kaki. Balik ke posisi awal, ganti kaki. Lakukan 10-12 kali per kaki.
4. Push-Up (Versi Modifikasi)

Dengar kata push-up jangan langsung jiper. Kalau push-up biasa terlalu berat, ada versi modifikasinya yang lebih ramah pemula.
Kamu bisa pakai lutut sebagai tumpuan (knee push-up). Atau, kalau itu masih berat, lakukan sambil berdiri menghadap tembok (wall push-up). Gerakan ini tetap efektif melatih otot dada, bahu, dan lengan tanpa bikin kamu cedera.
(Baca juga artikel: 5 Kebiasaan Kecil yang Bisa Ubah Hidup Jadi Lebih Tenang)
5. Yoga Sederhana / Peregangan

Olahraga bukan cuma soal detak jantung dan keringat. Menutup sesi dengan peregangan atau beberapa pose yoga sederhana (seperti Cat-Cow atau Child’s Pose) sangat penting.
Ini membantu mendinginkan otot, melatih fleksibilitas, dan bikin pikiran jauh lebih rileks. Kamu bisa cari banyak panduan yoga 10 menit untuk pemula di YouTube.
Kunci Suksesnya: Konsistensi, Bukan Intensitas
Tantangan terbesar dari olahraga ringan di rumah sebenarnya bukan gerakannya, tapi memulai. Seringkali kita pasang target terlalu tinggi—misalnya harus 1 jam penuh—akhirnya malah overwhelmed dan berhenti total di hari ketiga.
Nggak perlu muluk-muluk. Coba mulai dari 10 menit dulu setelah bangun tidur atau sebelum mandi sore. Kuncinya adalah membangun kebiasaan (habit stacking). Lebih baik olahraga 10 menit tiap hari daripada tidak sama sekali.
Olahraga itu bukan hukuman buat apa yang kamu makan kemarin, tapi cara berterima kasih sama tubuh yang udah kerja keras setiap hari. Nggak ada lagi alasan “nggak ada waktu” atau “nggak punya alat.”
Jadi, dari lima gerakan tadi, mana yang bakal kamu coba duluan buat ngelawan mager hari ini?
Disunting oleh: S. Reja
Terakhir disunting: Oktober 30, 2025





