Kecelakaan di Jl Raden Patah: Pejalan Kaki Menyeberang Sambil Lari, Ditabrak Motor di Pondok Aren

S. Reja

Gambar Ilustrasi Kecelakaan di Jalan Raden Patah
Ilustrasi. Foto: Generative AI

TNG DailyTANGERANG SELATAN, TNG Daily – Ruas Jalan Raden Patah di Pondok Aren, Tangerang Selatan, kembali menjadi saksi bisu insiden lalu lintas. Semalam, sebuah kecelakaan terjadi yang melibatkan seorang pengendara sepeda motor dan seorang pejalan kaki.

Nahas, keduanya berakhir nahas dan harus dilarikan ke rumah sakit akibat cedera yang dialami.

Informasi mengenai peristiwa ini dibagikan oleh salah satu relawan di lokasi, melalui akun Instagram @edowijaya_, yang turut serta dalam penanganan korban bersama tim @mvf22_ dan @relawanambulanceciledug_.

Begini ceritanya.

Kronologi: Pergerakan Mendadak Pejalan Kaki

Kecelakaan ini, menurut laporan di lapangan, dipicu oleh faktor yang sering diabaikan saat menyeberang jalan: bergerak tiba-tiba.

Berdasarkan keterangan saksi yang dikutip oleh @edowijaya_, insiden bermula saat seorang perempuan (pejalan kaki) berupaya menyeberangi jalan. Pada saat yang sama, seorang pengendara motor pria tengah melaju di jalurnya.

Masalahnya, pejalan kaki tersebut tidak menyeberang dengan berjalan seperti biasa.

“Kronologi menurut saksi, motor yang dikendarai Pria… menabrak Mba… yang sedang menyeberang tapi Lari,” tulis @edowijaya_ dalam laporannya.

Gerakan berlari yang mendadak ini membuat pengendara motor, yang mungkin tidak mengantisipasi adanya objek bergerak cepat di depannya, tidak memiliki cukup waktu untuk bereaksi. Benturan tak terhindarkan.

Dua Korban, Luka Serius

Ini bukan sekadar insiden senggolan ringan. Dampak tabrakan cukup keras dan menyebabkan cedera serius bagi kedua belah pihak.

Korban pejalan kaki dilaporkan mengalami “benturan keras di kepala”. Akibat kondisinya yang cukup parah, ia dievakuasi terlebih dahulu ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis segera. Hingga berita ini ditulis, belum ada rincian lebih lanjut mengenai tingkat cedera di kepalanya.

Di sisi lain, pengendara motor juga tidak dalam kondisi baik. Ia dilaporkan menderita “fraktur di pergelangan Tangan Kanan”. Tak hanya itu, ia juga mengalami luka di area wajah, tepatnya di pipi sebelah kiri.

Peringatan Keras: Jangan Berlari Saat Menyeberang

Kejadian di Jl Raden Patah ini menjadi pengingat yang sangat relevan tentang bahaya di jalan raya. Seringkali, fokus keselamatan hanya ditujukan kepada pengendara, padahal pejalan kaki juga memegang peran krusial dalam rantai keselamatan lalu lintas.

Banyak yang mengira berlari saat menyeberang akan mempercepat waktu dan lebih aman. Kenyataannya, logika itu terbalik.

Bagi pengendara, objek yang bergerak stabil (berjalan) jauh lebih mudah diprediksi ketimbang objek yang berlari tak menentu. Kecepatan reaksi pengendara sangat bergantung pada prediktabilitas objek di depannya.

Pesan penting ini juga disorot oleh relawan di lokasi. Dalam keterangannya, @edowijaya_ memberi peringatan tegas berdasarkan apa yang baru saja disaksikannya.

“Hati2 teman2 di jalan. Kalo ga di tabrak ya nabrak,” tulisnya, menggambarkan risiko dua arah yang selalu ada.

Ia secara spesifik menekankan soal kebiasaan menyeberang. “Kalo nyebrang lihat2 kiri kanan dan jangan pernah nyebrang itu lari.”

Jalur Padat, Waspada Ekstra

Jl. Raden Patah sendiri merupakan salah satu arteri utama di Tangerang Selatan yang menghubungkan berbagai kawasan padat. Volume kendaraan di jalur ini, baik siang maupun malam, cenderung tinggi.

Minimnya fasilitas penyeberangan yang aman seperti zebra cross atau Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di beberapa titik, memaksa pejalan kaki harus ‘bertaruh nyawa’ saat melintas.

Insiden semalam adalah bukti nyata bahwa kombinasi antara infrastruktur yang kurang memadai dan kesalahan manusia—seperti menyeberang sambil berlari—bisa berakibat fatal.

Saat ini, kedua korban masih dalam penanganan medis. “Semoga bapak dan mba nya cepet pulih dan bisa beraktivitas kembali,” tutup @edowijaya_ dalam laporannya.

Disunting oleh: S. Reja

Terakhir disunting: Oktober 24, 2025

Komentar Pembaca

  • Belum ada komentar di sini Jadilah yang pertama berkomentar
Home Trending Explore Discover Menu