TNG Daily– Nongkrong itu sudah jadi ritual wajib. Entah cuma buat melepas penat setelah kerja seharian atau sekadar bertukar gosip terbaru. Tapi sadar gak sih, di setiap circle pertemanan, pasti ada ‘karakter’ khas yang bikin kumpul-kumpul jadi lebih berwarna?
Mereka ini punya peran tak tertulis yang penting. Tanpa kehadiran mereka dengan segala keunikannya, circle kamu mungkin terasa hambar, sepi, atau malah gak jadi kumpul sama sekali.
Berikut adalah lima jenis teman nongkrong yang hampir pasti ada di setiap circle. Coba perhatikan, siapa yang paling relate dengan kamu?
1. Si EO (Event Organizer) Dadakan
“Jadi gak nih? Kapan? Di mana?”
Kalau bukan karena dia, rencana kumpul mungkin cuma berakhir jadi wacana abadi di WhatsApp Group. Si EO ini adalah motor penggerak circle. Dialah yang proaktif bikin polling tempat, nanya ketersediaan jadwal semua orang, sampai akhirnya repot-repot booking tempat.
Meski kadang terlihat paling repot (atau paling bossy), harus diakui, tanpa inisiatifnya, kalian mungkin cuma berakhir video call di kamar masing-masing. Mereka adalah pahlawan yang memastikan agenda kumpul tetap berjalan.
2. Si ‘Terserah’ yang Konsisten
Berkebalikan dengan Si EO, tipe ini adalah penyeimbang. Ketika ditanya mau makan di mana atau nongkrong di mana, jawaban andalannya cuma satu: “Terserah.”
Jawaban lain yang sering muncul adalah, “Ikut aja,” atau “Gue sih, ayo aja.”
Bukan berarti dia gak peduli. Sering kali, dia cuma ingin menghindari perdebatan panjang dan benar-benar menikmati waktu kumpulnya. Dia adalah ‘pasukan’ yang gampang diajak dan hampir selalu bisa hadir. Meskipun begitu, kadang sikap “terserah”-nya yang konsisten ini bisa bikin Si EO sedikit naik darah.
3. Si Pencair Suasana (Alias: Tukang Lawak)
Setiap circle butuh satu orang ini. Dia yang selalu punya bahan lawakan baru, cerita absurd, atau sekadar komentar random yang bikin semua orang tertawa terbahak-bahak.
Kalau suasana mendadak krik-krik—mungkin karena semua sibuk main HP—dia yang pertama kali “menyulut kompor” biar obrolan kembali ramai. Tanpa si pencair suasana, nongkrong mungkin terasa kayak rapat evaluasi bulanan; serius, kaku, dan membosankan.
4. Si Paling Konten (Dokumentasi Wajib)
“Eh, bentar, jangan diminum dulu, mau gue story!”
Ini dia, si paling wajib lapor di media sosial. Buat dia, nongkrong tanpa dokumentasi itu bagai sayur tanpa garam. Dia yang paling tahu angle foto terbaik, lighting yang pas, dan gak ragu minta pelayan cafe buat fotoin kalian berlima belas kali sampai dapat yang “pas”.
Makanan datang, difoto dulu. Minuman datang, di-video dulu. Hasilnya, galeri HP-nya penuh dengan kenangan.
Meski kadang sedikit merepotkan, jasanya besar. Berkat dia, circle kalian punya stok foto bagus untuk di-upload (atau sekadar jadi kenang-kenangan saat nanti kangen).
5. Si Jam Karet (Datang Pas Mau Bubar)
Jenis teman nongkrong ini selalu ada dan selalu bikin waswas. Janjian jam 7 malam, dia baru muncul jam 9 malam dengan senyum tanpa dosa.
Alasannya klasik: “Macet parah di BSD,” “Baru selesai meeting,” atau “Jujur, tadi ketiduran.”
Uniknya, meski selalu telat, kehadirannya tetap ditunggu. Dia sering jadi bahan roasting utama malam itu, tapi circle tetap terasa kurang lengkap tanpanya. Walaupun datang di akhir, dia biasanya yang paling semangat ngajak “ronde kedua” atau paling terakhir pulang.
Lima jenis teman nongkrong tadi pasti familier, kan? Keberagaman karakter inilah yang justru bikin pertemanan jadi seru dan saling melengkapi. Tanpa salah satunya, dinamika circle pasti terasa sangat berbeda.
Jadi, dari kelima tipe di atas, kamu termasuk yang mana? Atau mungkin circle kamu punya tipe unik lain yang belum disebut?
Disunting oleh: S. Reja
Terakhir disunting: Oktober 24, 2025

